5 NILAI BUDAYA KERJA KEMENTERIAN AGAMA. 1. INTEGRITAS. 2. PROFESIONALITAS. 3. INOVASI. 4. TANGGUNG JAWAB. 5. KETELADANAN. SELAMAT HARI RAYA IEDUL FITRI 1439 H. MOHON MAAF LAHIR DAN BATIN .
Monday, 07 May 2018, 08:05, oleh admin
(Kudus, 6 Mei 2018) Menurut Ketua PPDB (Penerimaan Peserta Didik Baru) MTsN 1 Kudus, Eko Sudarmanto, S.Pd, M.Pd sebanyak 970 calon peserta didik baru berhasil mendaftarkan diri secara online. Setelah memutakhiran data melalui verifikasi, sebanyak 850 anak yang dapat mengikuti tes pada hari Ahad, 6 Mei 2018.

    Verifikasi ini berdasarkan kriteria nilai yang ditetapkan oleh MTsN 1 Kudus yaitu 70 untuk seluruh mapel Ujian Nasional SD sejak kelas IV-VI SD/MI. Sehingga didapatkan 120 calon siswa yang nilainya kurang dari 70 dan harus dikembalikan.
Pada seleksi tahap I MTsN 1 Kudus ada 4 mapel yaitu; MTK dan PAI di jam pertama dan IPA serta B. Indonesia di jam kedua. Ruang tes, masih menurut Eko Sudarmanto dibagi menjadi 22 ruang tes. Setiap raung tes ada 40 peserta. Secara obyektif mereka mengerjakan dua soal yang berbeda, yaitu paket A dan B yang kisaran soalnya sama hanya berbeda peletakan nomer dan jawaban.
Pada Jum'at, 11 Mei 2018 akan diumumkan hasil tes tahap I dan peringkat 1 s.d.500 berhak mengikuti tes seleksi tahap II, selanjutnya mereka akan mengikuti tes tahap kedua pada hari Ahad, 13 Mei 2018 yaitu baca tulis al Qur’an. Dengan kriteria ranking 1-150 ada di penerimaan kelas unggulan dan ranking 151-500 di kelas reguler.

Tags :

Komentar

Rohadi , 15 February 2019 19:56
Asallamualikum wr.wb , mohon maaf sebelumya saya ingin mengetahui gmn caranya mendaftarkan sekolah di MTS N I KUDUS tahun 2019 . Soalnya saya blm tau ( gaptek )& dimulai kapan untuk dibuka secara online
admin , 07 May 2018 21:36
ya, terimakasih sdh diingatkan kesalahan ketik admin, pak.. terimakasih..
s. ali rosat , 07 May 2018 08:16
Bukankah untuk pengumumannya pada hari jum'at 11 mei 2018. Sesuai yg diterima oleh peserta penerimaan siswa baru? Demikian, mohon maaf bila ada kesalahpahaman saya. Dan mohon untuk diinfokan lebih lanjut.
*
*
*